Cara Membedakan Akurasi Skala Penuh (% Full Scale) Dengan Akurasi Pembacaan Per Titik (% Reading)

Dalam pengukuran ada 2 macam penggunaan akurasi, yaitu Persentase Skala Penuh (% Full Scale), dan Persentase Pembacaan per titik (% Reading). Lalu bagaimana membedakan keduanya? Mari simak penjelasan dibawah :

1.  Akurasi Persentase Skala Penuh (Full Scale)

Akurasi Persentase Skala Penuh (Full Scale) adalah persentase akurasi yang nilai error-nya akan konstan mengikuti nilai error dari skala tertinggi atau range tertinggi dari instrumen tersebut.

Contoh :

Misalnya ada sebuah instrumen tekanan dengan range 0-100 bar yang memiliki akurasi sebesar 1% full scale (FS).

Maka setiap titik pengukuran memiliki nilai ± error sebesar….

(100 * 1) / 100 = ± 1 bar (satu bar)

Berikut ini grafik ilustrasinya (image by quora) :

full scale dan reading

2.  Akurasi Persentase Pembacaan (Reading)

Akurasi Persentase Pembacaan adalah persentase akurasi yang nilai error-nya berubah secara linear mengikuti nilai aktual pembacaan dari instrumen tersebut. Jadi, semakin besar titik ukur, maka semakin besar error-nya.  

Artinya, nilai tekanan yang rendah lebih akurat ketimbang tekanan besar.

Contoh :

Misalnya ada sebuah instrumen tekanan dengan range 0-100 bar dan memiliki akurasi sebesar 1% Reading (RD).

Maka setiap titik pengukuran memiliki nilai ± error sebesar….

Titik Ukur Error
10 0.1
20 0.2
30 0.3
40 0.4
50 0.5
60 0.6
70 0.7
80 0.8
90 0.9
100 1

Berikut ini grafik ilustrasinya (image by quora) :

full scale dan reading

Dari kedua cara yang telah dijelaskan diatas, semua dapat diterapkan sesuai dengan kebutuhan, baik oleh Quality Control maupun Quality Assurance. Semoga tulisan tentang “Akurasi berdasarkan Full Scale dan Reading” ini dapat sedikit memberikan pengetahuan terkait kalibrasi dan metrologi. (bkawarasan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *